
Peran Strategis Komite Diklat dalam Membangun Kualitas Anggota KSP CU Pancur Kasih
Komite Pendidikan dan Pelatihan (Komdik) memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan dan penguatan KSP CU Pancur Kasih. Secara umum, Komdik telah berperan baik dan aktif dalam mendukung seluruh kegiatan pendidikan dan pelatihan anggota. Peran ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia koperasi.
Komdik bertugas menyusun rencana strategis dan program kerja pendidikan serta pelatihan bagi anggota. Selain itu, Komdik juga mengidentifikasi kebutuhan pendidikan anggota secara berkala agar materi yang diberikan tetap relevan dengan kondisi dan tantangan yang dihadapi anggota. Modul dan materi pendidikan disusun secara aplikatif sehingga mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari anggota.
Dalam pelaksanaannya, Komdik melaksanakan, mengoordinasikan, dan memfasilitasi kegiatan pendidikan dan pelatihan anggota, serta melakukan evaluasi terhadap efektivitas dan dampak program yang telah dijalankan. Evaluasi ini menjadi dasar perbaikan dan pengembangan program ke depan. Koordinasi juga dilakukan secara aktif dengan manajer, Kepala Divisi Diklat dan Pengalaman Anggota, serta staf di Tempat Pelayanan (TP), sehingga pelaksanaan pendidikan berjalan selaras dan terintegrasi.
Berbagai usul dan saran positif yang dihimpun selama pelaksanaan pendidikan menjadi bahan penting untuk menyusun langkah strategis memasuki Tahun Buku 2025. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan tidak berhenti pada kegiatan formal, tetapi menjadi proses pembelajaran berkelanjutan bagi koperasi.
Penting untuk dipahami bahwa keuntungan pendidikan tidak dikembalikan dalam bentuk uang, melainkan dalam bentuk perubahan perilaku dan peningkatan kualitas anggota. Hasil pendidikan terlihat dari meningkatnya disiplin anggota, kepatuhan terhadap aturan koperasi, serta tumbuhnya kesadaran berkoperasi. Anggota menjadi lebih bertanggung jawab, memahami hak dan kewajibannya, serta mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak.
Dalam konteks ini, pendidikan merupakan investasi sosial dan intelektual, sementara pinjaman adalah transaksi ekonomi. Investasi pendidikan membangun manusia sebagai pelaku koperasi yang sadar, disiplin, dan beretika. Sebaliknya, transaksi pinjaman menggerakkan perputaran dana koperasi. Keduanya saling melengkapi: pendidikan memperkuat kualitas anggota, dan pinjaman memperkuat aktivitas ekonomi koperasi.
Dengan pendidikan yang berkelanjutan dan terarah, KSP CU Pancur Kasih tidak hanya membangun koperasi yang sehat secara keuangan, tetapi juga kuat secara nilai, karakter, dan kebersamaan.
Barage CU Malangkah Repo
Ptr
Berita Terkini
Pemilihan Pengurus dan Pengawas CU Pancur Kasih, periode 2014 - 2018
Kunjungan Founder CUCO Indonesia serta Mantan Wakil Perdana Menteri Kanada di CU Pancur Kasih
Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) Memberikan Penghargaan kepada Koperasi Kredit (CU) Pancur Kasih
Retret & Gathering Pegawai CU Pancur Kasih