1. Home
  2. Berita

CU Pancur Kasih Perkuat Basis Gerakan melalui Pelatihan Community Organizer (CO)

Oleh CU Pancur Kasih diterbitkan 31 Jan 2026 06:01


Pontianak – Dalam upaya menjaga nilai, prinsip, dan jati diri Gerakan Credit Union (CU) agar tetap hidup dan berkembang di tingkat basis, KSP CU Pancur Kasih kembali menunjukkan komitmennya melalui penyelenggaraan Pelatihan Community Organizer (CO). Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua Pengurus CU Pancur Kasih, Bapak Martono, S.E., M.M., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya kader penggerak sebagai roh dari keberlanjutan gerakan Credit Union. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Senin–Selasa, 26–27 Januari 2026, bertempat di Aula Sejati Koperasi Jasa (KOPJAS) CU Pancur Kasih.

Latar Belakang

Gerakan Credit Union menempatkan *anggota sebagai subjek utama pembangunan ekonomi dan sosial. Karena itu, keberhasilan CU sangat ditentukan oleh sejauh mana anggota terlibat aktif, berdaya, dan mampu mengelola komunitasnya sendiri. Di sinilah peran Community Organizer (CO) menjadi sangat strategis.

CO bukan sekadar pelaksana kegiatan, melainkan penggerak partisipasi anggot*, penguat solidaritas, sekaligus kader pemimpin lokal yang tumbuh dari komunitas. Menyadari pentingnya peran tersebut, CU Pancur Kasih memandang perlu untuk meningkatkan kapasitas Pokti (Kelompok Inti), Komite Pendidikan, dan Komite Pemberdayaan agar mampu melakukan pengorganisasian, pendidikan, serta pendampingan anggota secara berkelanjutan dan terarah.

Tujuan Kegiatan

Pelatihan Community Organizer ini dirancang tidak hanya sebagai ruang belajar, tetapi juga sebagai ruang refleksi dan penguatan gerakan.

Tujuan Umum
Meningkatkan kapasitas peserta sebagai Community Organizer (CO) yang mampu menggerakkan, mendidik, dan memberdayakan komunitas anggota Credit Union secara partisipatif dan berkelanjutan.

Tujuan Khusus

1. Memberikan pemahaman yang utuh tentang peran dan fungsi Community Organizer dalam Gerakan Credit Union.
2. Meningkatkan kemampuan pengorganisasian komunitas anggota di tingkat basis.
3. Menguatkan keterampilan fasilitasi, komunikasi, dan pendampingan kelompok.
4. Menyiapkan kader penggerak dan pemimpin lokal di tingkat Tempat Pelayanan (TP) dan Tempat Pelayanan Kas (TPK).

Peserta Pelatihan

Peserta pelatihan merupakan unsur-unsur strategis dalam gerakan pemberdayaan CU Pancur Kasih, yang terdiri dari:

1. Kelompok Inti (Pokti) dari TP dan TPK.
2. Komite Pendidikan.
3. Komite Pemberdayaan.

Keterlibatan unsur-unsur ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antarperan dalam membangun komunitas anggota yang mandiri, solid, dan berdaya.

Fasilitator dan Narasumber

Pelatihan ini difasilitasi oleh Yosaphat, S.E., M.M. dari PUSKOPCUBORNEO, yang dikenal memiliki pengalaman dan kompetensi dalam pengembangan komunitas serta pendidikan gerakan Credit Union. Melalui metode partisipatif, diskusi kelompok, studi kasus, dan refleksi bersama, peserta diajak untuk tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya secara nyata di lapangan.

Selain itu, pelatihan ini juga diperkaya dengan materi yang disampaikan oleh Bapak J. Budi Assa, S.T., M.M. selaku General Manager CU Pancur Kasih, yang menekankan pentingnya peran Community Organizer dalam menjaga keberlanjutan gerakan, memperkuat basis anggota, serta menjawab tantangan CU ke depan.

Harapan dan Dampak

Melalui pelatihan Community Organizer ini, CU Pancur Kasih berharap lahir kader-kader penggerak komunitas yang mampu menjadi jembatan antara nilai-nilai Credit Union dengan kebutuhan nyata anggota di basis. Dengan CO yang kuat, CU tidak hanya bertumbuh secara kelembagaan, tetapi juga semakin relevan sebagai gerakan sosial-ekonomi yang berpihak pada anggota.

Pelatihan ini menjadi bukti bahwa CU Pancur Kasih terus berinvestasi pada manusia, karena dari anggota yang sadar, terdidik, dan berdaya, masa depan Credit Union yang berkelanjutan dapat diwujudkan bersama.

Barage CU Malangkah Repo


talaga