1. Home
  2. Berita

ICA, JA Group, dan InKUR Sambangi CU Pancur Kasih

Oleh CU Pancur Kasih diterbitkan 23 Apr 2026 10:04


PONTIANAK – KSP CU Pancur Kasih (CUPK) menerima kunjungan kehormatan dari delegasi internasional pada Kamis, 23 April 2026. Rombongan terdiri dari perwakilan International Cooperative Alliance (ICA), JA Group, dan Induk Koperasi Usaha Rakyat (InKUR).

Hadir dalam pertemuan strategis tersebut Perwakilan Regional ICA Asia Pasifik, Mr. Balu Iyer, perwakilan JA Group, Mr. Yasuyuki Kobayashi dan Ms. Chiba, serta CEO InKUR, Bapak Paulus Ohio. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat jejaring koperasi global dan meninjau perkembangan gerakan Credit Union di Indonesia.

Jejaring Internasional dan Pemberdayaan Orang Muda

Dalam sesinya, Mr. Balu Iyer menjelaskan bahwa ICA yang berpusat di Brussels, Belgia, telah menjalin kemitraan dengan lebih dari 300 koperasi di berbagai negara. Khusus di Indonesia, InKUR menjadi satu-satunya anggota resmi aliansi global ini.

"Kami sangat bersemangat mendengar paparan mengenai gerakan Credit Union di Kalimantan Barat. ICA berkomitmen menyediakan program pelatihan dan membangun konektivitas antar-koperasi secara global, terutama dalam memberdayakan generasi muda di lingkungan koperasi," ujar Mr. Balu.

Koperasi Jasa Sejati: Inovasi Spin-Off CU Pancur Kasih

Ketua Pengurus CU Pancur Kasih, Bapak Martono, menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk pengakuan atas eksistensi CUPK. Ia memaparkan bahwa sebagai langkah pengembangan, CUPK telah membentuk spin-off bernama Koperasi Jasa Sejati Pancur Kasih pada 17 Oktober 2024.

"Koperasi Jasa Sejati baru saja menggelar RAT pertama pada 14 April lalu. Saat ini, kami telah memiliki 36 unit usaha yang terdaftar, dengan dua unit operasional utama yakni Aula Sejati dan Penginapan Sejati. Mengingat pendiriannya difasilitasi oleh InKUR sejak 2023, kami berencana untuk bergabung sebagai anggota InKUR guna memperkuat ekosistem usaha kami," jelas Bapak Martono.

Belajar dari Model Multi-Fungsi Koperasi Jepang

Perspektif menarik datang dari Mr. Yasuyuki Kobayashi yang memperkenalkan model bisnis JA Group. Sebagai pusat koperasi pertanian di Jepang, JA Group menerapkan sistem "Multi-Fungsi" di mana satu badan koperasi mengelola sektor keuangan, panduan teknis pertanian, hingga pengadaan barang.

Ms. Chiba menambahkan bahwa lembaga mereka secara rutin mempromosikan koperasi pertanian di Asia Pasifik sejak 1963. "Kami mengundang anggota koperasi dari berbagai negara untuk berlatih di Jepang. Kunjungan ke CU Pancur Kasih ini merupakan salah satu bagian dari program tindak lanjut kami untuk melihat langsung progres peserta pelatihan di Indonesia," tuturnya.

Peluang Ekspansi dan Studi Banding Global

Sebagai penutup, Bapak Paulus Ohio dari InKUR menegaskan bahwa sinergi ini akan membuka peluang besar bagi CU Pancur Kasih. Selama ini, InKUR rutin mengirimkan perwakilan perempuan untuk studi banding mengenai agro-culture di Jepang.

"Ke depan, kami merancang program pembelajaran ke koperasi ritel di Vietnam. Jika CU Pancur Kasih melalui Koperasi Jasa Sejati telah bergabung, kami pastikan delegasi dari sini akan terlibat dalam program belajar ke luar negeri seperti Jepang dan Vietnam," pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan sesi paparan singkat mengenai profil dan capaian CU Pancur Kasih yang disampaikan oleh General Manager (GM) CU Pancur Kasih, Budi Assa. Dalam paparannya, J. Budi Assa menjelaskan bagaimana CUPK tetap konsisten melayani masyarakat di Kalimantan Barat serta terus berinovasi dalam pengembangan bisnis dan pemberdayaan anggota.

Pertemuan ditutup dengan diskusi interaktif dan sesi foto bersama sebagai simbol kolaborasi lintas negara untuk memajukan ekonomi kerakyatan melalui koperasi.